MARUTI SUTA CENTER

http://www.marutisuta.com

http://marutisutabali.wordpress.com

Email : marutisuta@yahoo.com

(Contact : Bro.Taman tlp.087862346917)

Shri Hanuman Teladan Maruti Suta

Pusat Gemblengan Ilmu Bathin,Beladiri Tarung Praktis (JKD),dan Tenaga Dalam Untuk mewujudkan Kesehatan- ikhtiar Pengobatan/Penyembuhan, Perlindungan Diri Pengembangan Kemampuan Bathin dan Pemantapan Spiritual

pms30Ir.Nyoman Puja,MSi

Ketua Pelaksana Maruti Suta Center

Metode Latihan Maruti Suta merupakan paduan latihan dharanam dan dhyanam,pranayama, asanas dan Jurus Jurus Jet Kune Do, Tenaga Dalam serta mantrayoga sadhana.Metode ini telah teruji melalui riset bathin sejak 1986 silam.Prinsip ilmu berlandaskan Ajaran Bhakti Yoga dan dijamin tidak menimbulkan efek negatif serta tidak kontradiktif dengan semua jenis ilmu putih lainnya.

(Catatan : Dalam jagat maya (dunia internet), ajaran , pandangan dan buku buku Maruti Suta banyak dikutip dalam web antara lain blog Dasaprana Center-Bandung, http://artikelbali.blogspot.com/http://www.opensubscriber.com/ http://pasektangkas.blogspot.com dan mendapat apresiasi atas bimbingan spiritual yang pernah diberikan kepada AM.Rukky Santoso,seorang spiritualis kondang dari Jakarta,penulis buku buku best seller Gramedia Pustaka utama dibidang Brain,lihat bagian depan buku Brain Booster: The Roadmap To Succes by AM Rukky Santoso,Gramedia Pustaka utama,atau klik http://books.google.co.id )

pms43

Hanuman Temple-South India

A. TUJUAN DAN MANFAAT LATIHAN

Per Desember 2008,lebih dari 20.000 orang alumni padepokan ini,yang tersebar luas di Bali dan di beberapa daerah komunitas Hindu Nusantara, dari berbagai profesi ( Tentara /Polri / Satpam / Security Pengusaha, Pengacara dan Notaris, mahasiswa, dokter, Pekerja Pariwisata (Guide / Tour Leader, Kapal Pesiar), Pegawai Bank, PNS, Guru / Dosen, Transmigran Asal Bali, Pelaku Kebathinan (Balian, Dalang, dsb) bahkan kaum Sulinggih telah membuktikan manfaat latihan program ini sbb :

1.Meningkatkan kesadaran diri untuk hidup Berketuhanan,mengembangkan rasa bhakti dan semangat spiritual berdasarkan ajaran Agama Hindu, pengendalian emosi negatif dan membangun kedamaian pikiran.

2.Meningkatkan vitalitas-kebugaran fisik,mewujudkan kesehatan serta pencegahan dan pengobatan berbagai penyakit (sekala/niskala)

3.Ikhtiar mewujudkan keselamatan /perlindungan diri, beladiri / kanuragan sangat ampuh, terhindar dari gangguan mahluk halus, tingkatkan kepercayaan diri / tambah berani, secara otomatis menolak / melumpuhkan berbagai bentuk serangan ghaib ilmu hitam.

4.Memiliki kemampuan bathin pribadi yang siap dikembangkan untuk berbagai keperluan yang bermanfaat : bisa membangkitkan tenaga dalam orang lain, mampu mengerjakan sengker ghaib untuk perlindungan rumah / keluarga, bisa mengobati pasien dan ilmu bisa diwariskan / diajarkan kepada keluarga / murid.

Melatih Tenaga Dalam di Grand Istana Rama

B.PROGRAM LATIHAN  BELADIRI TENAGA DALAM

a. Dasar (2 bulan/9X Latihan) b.Pendalaman (2 bulan/9X Latihan) c.Penghayatan (1 bulan/3X Latihan)

C. YOGA KELUARGA


D. PROGRAM PEMBANGKITAN

1.Pembangkitan Bayu Agung

Rahasya Pengaktifan Tenaga Inti Diri “Murni dan Alamiah” mendayagunakan 10 Kekuatan vital yang dimiliki setiap orang (Dasa Bayu) yang dipadukan dengan Energi Bhuana Agung .Paduan 2 energi ini membentuk kekuatan pribadi Bayu Agung yang sangat bermanfaat untuk berbagai keperluan hidup,memiliki Kemampuam bathin/kekuatan tenaga dalam,perlindungan diri,pencegahan dan Pengobatan berbagai penyakit,transfer energi penyembuhan jarak jauh,dsb.Penjelasan yang lengkap tentang manfaat Bayu Agung ini bisa Anda pelajari dalam buku yang ditulis Guru Besar Maruti Suta berjudul :BAYU AGUNG,Rahasya Kekuatan Dasa Bayu dan Energi Bhuana Agung.

Inisiasi/Transmisi Energi Bayu Agung dilakukan kurang lebih selama 1 jam.

2.Inisiasi Prana Suci Kundalini

Pembangkitan Suksma Prana Kundalini seperti yang diajarkan dalam buku PRANA SUCI KUNDALINI (ditulis oleh Guru Besar Maruti Suta): Buku yang amat laris dan telah dibaca dan diamalkan lebih dari 20.000 orang bhakta yang telah menerima Inisiasi dan merasakan manfaat positipnya berlatih IPSK.

D. KAMI JUGA MENYEDIAKAN BERBAGAI PIRANTI / PRODUK SUPRANATURAL

Baju Ghaib Hanuman dan Wishnu Kroda, Ganesha Kavaca, Minyak Pasupati, Minyak Dasabayu, Rajah Wayu Agung, Sikep Wishnu Panjaram dan buku buku spiritual Maruti Suta. Juga tersedia berbagai VCD Maruti Suta yang pernah ditayangkan Bali TV (Maruti Suta Menangkal Black Magic, Ajian Rerangsukan Wanara Petak,Usadha Maruti Suta, Daya Suci Kundalini untuk para sulinggih), Yantra Shakti berbagai ukuran (Tibet & India ) seperti Gayatri Yantra, Siwa Yantra, Hanuman Yantra, Laksmi Yantra, Ganesha Yantra, Durga Mahisa Suramardini, dll

PENGOBATAN ALTERNATIF : Mewujudkan kesehatan pasien melalui paduan therapy spiritual, tenaga dalam dan obat tradisional. Mohon maaf,(layanan terbatas),diselenggarakan hanya hari Sabtu Pk.18.00-20.00 Wita di Maruti Suta Center Jl.Noja Saraswati 1L Nomor 6 Kesiman. Pasien yang berobat diharapkan membawa canang,dupa dan air mineral (Pengobatan ini bersifat amal / tidak dikenakan biaya).

Praktek Spiritual Healing Maruti Suta

KONSEP PENYEMBUHAN SPIRITUAL (Spiritual Healing)

Drs.Kadek Yudhiantara,MAP

1.Spiritual Healing,apa itu?

Spiritual Healing adalah pendekatan dalam pengobatan penyakit dan perawatan kesehatan fisik,mental dan spiritual melalui pemanfaatan daya keyakinan pasien terhadap kemahakuasaan Hyang Widhi dan pengelolaan kekuatan prema atau kasih sayang untuk membangun harmoni tubuh dan jiwa.Terapi yang diberikan dalam spiritual healing atau penyembuhan spiritual ini bersifat mendekatkan pasien kepada Sang Sangkan Paraning Dumadi, melalui pembentukan sikap mental baru yang lebih positip Dengan cara ini pasien akan menciptakan kesembuhan bagi dirinya sendiri serta mengalami dan merasakan apa yang disebut sebagai hubungan yang harmoni antara pikiran dengan tubuh.

2.Bagaimana cara kerja spiritual healing?

Sejak berabad abad yang lampau,para waskita atau orang orang suci Hindu telah mengetahui bahwa ada hubungan antara pikiran dengan munculnya penyakit dan antara pikiran dengan proses kesembuhan seseorang.Penyalah gunaan pikiran mendatangkan penyakit dan pemanfaatan energi positip pikiran memberikan kesehatan.

Kemudian,belakangan ini,kalangan medis post moderen,dalam berbagai laporan scientific discovery mereka,telah pula menyadari bahwa terdapat korelasi antara pikiran dengan system saraf otak yang berpengaruh terhadap kesehatan.Riset para ilmuwan barat menunjukkan bahwa pikiran positif atau sikap mental optimis yang dilandasi kebijaksanaan spiritual atau nilai nilai kebajikan,dapat menstimulir produksi sekreasi kimia sel sel tubuh yang bersifat positip.Sekreasi kimia sel sel tubuh yang bersifat positip ini berhubungan dengan pembentukan daya tahan tubuh yang lebih kuat dalam rangka menjamin tingkat kesehatan seseorang.

Sebaliknya,pikiran pikiran negatif,sikap mental pesimis yang mengabaikan nilai nilai kebajikan justru sangat efektif membunuh sel sel dalam tubuh yang berakibat kepada pemerosotan kesehatan seseorang.

Singkatnya,cara berpikir positip -bijaksana,yang menebarkan rasa tenteram dan damai dapat mendatangkan kesehatan yang baik,sedangkan pikiran ruwet yang selalu gelisah dipenuhi emosi emosi negatif akan memberikan kesehatan yang buruk. Atau dengan istilah lain dapat disimpulkan: manah kaon matemahan lara,manah sane becik punika tamba!

3. Pasien yang menderita penyakit apa saja yang biasanya mengikuti Terapi Spiritual?

Meskipun berlaku untuk semua jenis penyakit,tapi spiritual healing umumnya dilakukan oleh para pasien yang menderita penyakit penyakit psikosomatik atau penyakit karena sebab sebab emosional seperti tekanan darah tinggi,jantung,insomnia,depresi,gangguan yang terus menerus pada kepala seperti migrain dan sering pusing,asthma dan gangguan pencernaan.Bahkan biasanya spiritual healing ini diminati oleh kelompok pasien yang menderita penyakit penyakit kronis yang menyebabkan pasien berada pada ambang batas keputus asaan seperti leukemia,kelumpuhan,batuk menahun dan sebagainya.Melalui pendekatan spiritual,setidaknya optimisme pasien untuk sembuh bisa ditingkatkan,perasaan hati dan ketabahannya dalam menghadapi cobaan hidup juga dikuatkan.Kondisi mental yang demikian ini tentu sangat kondusif bagi proses penyembuhan dalam diri pasien .

4.Bagaimana tahapan yang harus dilakukan pasien dalam pengobatan SH ini?

Proses pengobatan spiritual healing diawali dengan pendeteksian identitas penyakit pasien. Disini seorang pengusada mengerahkan kepekaan bathinnya untuk mengetahui seluk beluk dan perkembangan penyakit dalam diri pasien serta berusaha menggali nilai nilai dasar yang menjadi keyakinan pasien.Tujuan pendeteksian ini adalah untuk memberi arah dalam menetapkan jenis terapi spiritual yang diperlukan.Jenis penyakit yang berbeda tentu membutuhkan jenis terapi yang berbeda pula.

Langkah yang kedua adalah memberikan bantuan pengobatan langsung dengan energi penyembuhan spiritual.Pemberian energi ini dilakukan dengan 2 cara,pertama: dengan menebarkan vibrasi positip bermuatan prema,kasih sayang dan kedamaian kedalam tubuh pasien dan kedua melalui pemberian sarana penyembuh berupa air putih yang telah dimohonkan energi penyembuhan spiritual.Berkaitan dengan penggunaan sarana air ini,akan sangat baik jika pasien juga diberikan nunas tirta yang berasal dari sumber air alam yang disucikan seperti Tirta Empul Tampak Siring,Tirta saking Luhur Lempuyang,Pancaka Tirta dari Pura Suranadi-Lombok,Air Suci Sungai Gangga –India dan sebagainya.

Langkah yang ketiga adalah memberikan latihan latihan spiritual yang harus dilakukan secara rutin oleh pasien.Sedangkan evaluasi terhadap hasil latihan ini akan dikontrol seminggu sekali untuk menentukan terapi berikutnya.

5.Selain tirta,sarana apalagi yang diperlukan dalam pengobatan SH ini?

Sebagai sarana penunjang,selain air,api dan asep yang melambangkan siklus trikona dalam kehidupan, juga digunakan kelapa yang dipecahkan oleh pasien sebagai symbol pelepasan penyakit,ada uyah areng sebagai media penyerapan penyakit pasien dan unsure pohon suci seperti kayu dewandaru atau butir kayu rudraksa,tulasi dan cendana yang bertujuan untuk menggandakan vibrasi spiritual kedalam tubuh pasien.

6.Apa saja jenis terapi spiritual yang diberikan?

Jenis terapi spiritual yang diberikan,pertama adalah ngaturang guru piduka.Intinya adalah melakukan pertobatan secara tulus seraya membangkitkan komitmen bathin untuk berusaha merubah karma buruk dimasa lampau dengan karma baru yang leih baik.Ikrar suci ini sangat penting manakala kita menyadari bahwa sebagian takdir suka duka dalam kehidupan ini termasuk penderitaan penyakit dan kesembuhannya itu,adalah hasil dari purwa karma yang telah kita lakukan dan nasib,keberuntungan atau kesembuhan dihari esok akan ditentukan oleh karma baik kita hari ini.

Terapi yang kedua adalah melakukan sadhana spiritual yang terdiri dari beberapa teknik latihan Dhyana Yoga seperti meditasi,rileksasi dan olah prana,kemudian latihan mentransformasi energi pikiran negatif menjadi kekuatan pikiran positip melalui pengulangan doa atau Nama Tuhan.Kitab suci Kalisamtarana Upanisad menyebutkan bahwa kunci keselamatan pada jaman ini adalah melalui latihan pengulangan dan penghayatan Nama Suci Tuhan dalam kehidupan.Kaliyuga nama kewala adhara.Sedangkan Kitab Pancamoweda menyebut teknik pengulangan mantra suci ini sebagai Japayadnya.

Berobat sambil berdoa mendekatkan diri kepada Hyang Kuasa,adalah prinsip utama dari konsep penyembuhan spiritual atau spiritual healing ini.

BALI YOGA CLUB

Bali Yoga Club adalah Club yoga dibawah binaan  Maruti Suta Center  yang memelopori latihan yogasanas dan telah memasyarakatkan praktek Vinyasa Hatta Yoga di Bali sejak 1997.Program latihan Yoga ini dikelompokkan menjadi 2 jenis : (1) Premadevi Yoga,yakni therapi vinyasa flow khusus untuk kebugaran kaum hawa (ibu-ibu & remaja putri), (2) Yoga Untuk Keluarga,yakni program latihan untuk membina kehidupan spiritual dan membangun kesehatan keluarga mulai dari anak anak hingga manula (laki & perempuan).Cabang cabang yoga Padepokan Maruti Suta Bali,diberi nama Bali Yoga Center.Pusat Yoga ini telah berpengalaman menangani paket latihan yoga apakah untuk group wisatawan domestik atau mancanegara antara lain di Ina Kute Beach,Grand Istana Rama, Kute Paradiso Hotel,PLN Denpasar dan Gianyar,Suar Tour’n Travel,UD Marta,Hotel Niko Bali (Nusa Dua),Puri Lumbung Cottages Singaraja,dll.Aktivitas Bali Yoga Club (Premadevi Yoga) telah terpublish pada banyak media seperti Bali Post,Bali Age,Harian Nusa,Suluh Bali,Suar Bali serta menempati rate tertinggi dalam acara tayang senam yoga di Bali TV.

Referensi pengetahuan yoga dilingkungan Bali Yoga Center,silakan baca buku : 1. Menyingkap Rahasya Yoga 2.Tantra Yoga (Ajaran Spiritual Mistik Hinduisme) 3.Percik Pemikiran Padepokan Maruti Suta (Bab tentang Hakekat Yoga).

Semua buku tersebut ditulis oleh Kadek Yudhiantara dan diterbitkan oleh Paramita Surabaya.

Premadevi Yoga Training Center,beralamat di Jl. Griya Selaras No.20-Ubung Kaja Denpasar.Sebagai sanggar yang menyelenggarakan senam yoga wanita pertama dan satu satunya di Bali ini,system latihannya dipadukan dengan terapi asanas (yogic therapy) dan pendekatan spiritual sehingga tidak saja bermanfaat untuk kebugaran dan penyembuhan (khususnya untuk mengatasi berbagai problem kewanitaan),melainkan juga untuk membina dan mengembangkan potensi spiritual para siswanya.

Premadevi Yoga ini  membuka pusat latihan yoga dengan nama BALI YOGA CENTER, dengan cabang antara lain (1) Green Kori Ubung Kaja Denpasar Utara,(2) Lala Studio Veteran Puri Satria Denpasar, (3) UD Marta-Sesetan,(4) Munduk Yoga Club di Singaraja (5) Gudang Tiara Jl.Gunung Agung

Bali Yoga Center didirikan pada tahun 1997 oleh Drs.Kadek Yudhiantara,MAP (Guru Besar Padepokan Maruti Suta Bali) dan pengasuhannya dipercayakan kepada Ibu Radha (Dra.Ratna Suryani) dibantu oleh 15 orang instruktur yoga yang sudah berpengalaman.

Ikut Senam Yoga,Untuk Apa?

Senam Yoga ini diperkenalkan sebagai latihan untuk membangun kebugaran alamiah bagi ibu ibu dan kaum remaja putri, serta untuk mengatasi berbagai problem kewanitaan.Bentuk latihannya sangat spesifik,mudah dipelajari dan ringan.Terdiri dari beberapa rangkaian asanas yoga yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh,menjaga vitalitas,mencegah dan mengobati berbagai penyakit (jerawat berlebihan, lemah/kurang gairah/mudah terkena penyakit,gangguan pencernaan,sulit tidur,otot kaku/ketegangan pada bagian tengkuk,pegel pegel pada bagian pinggang dan punggung,rematik/encok,gangguan haid,sering keguguran,frigid/keluhan seksual lainnya,wajah kusam,berkerut dan kelihatan tua,perawatan pasca melahirkan,dsb)

Senam Yoga Khusus Wanita ini juga memperkenalkan latihan rejuvenasi untuk mempertahankan peremajaan.Melalui latihan ini,tulang punggung dipertahankan elastisitasnya, gejala penuaan dini dicegah dan pusat pusat energi spiritual dalam badan halus “dibuka” sehingga efek latihan tidak saja menghasilkan peremajaan kulit dan kesegaran cahaya muka,tetapi juga membangkitkan pancaran aura kecantikan dari dalam (inner beauty).Juga dimaksudkan untuk membangun ketahanan bathin) dan memperkembangkan potensi spiritual melalui metode pengheningan, peace relaxation pose atau meditasi yang sangat praktis,yang dilakukan setiap akhir latihan.

Dengan melatih senam yoga ini anda tidak akan menghabiskan waktu & biaya hanya untuk menggoyangkan badan atau sekedar mencari keringat,yang jelas jelas membuang banyak energi anda.Senam Yoga Premadevi diperuntukkan khusus kepada wanita yang mengerti dan menghargai “nilai kewanitaannya” atau kepada mereka (ibu dan remaja putri) yang ingin “merawat” dirinya; lahir-bathin!

Senam Yoga,Bukan Sekedar Olah Raga

Senam Yoga ini merupakan paket latihan yang sangat sistematik dan spesifik untuk keperluan wanita,berdasarkan pengetahuan seni yoga kuno Hindustan (Himalaya) yang telah teruji ribuan tahun. Jadi berbeda sekali dengan olah raga biasa atau latihan kebugaran fisik lainnya

Adapun materi latihan yang diberikan,antara meliputi Sunworship, Moonworship,Parvati Dancing,Vibarithakarani,Pathi Minasana,Triangle & Complete Peace Relaxation Pose,Sidhayoni (Asana khusus orgasme seksual), Senam Kebugaran,Peremajaan dan Terapi Problem Kewanitaan (Senam Yoga Bunga Himalaya) serta Sitkari Pranayama (Pembangkit Aura Kecantikan Wajah).

Kelebihan lain dari program latihan senam Yoga Premadevi ini bahwa sekali anda menguasainya,materi latihan senam yoga ini bisa anda ajarkan kepada putri putri,sahabat atau kerabat anda yang lainnya.Sebagaimana halnya anda,mereka pun segera dapat merasakan manfaat positip dari latihan senam yoga Premadevi ini.

YOGA SURYA:

YOGA UNTUK KELUARGA

(Program program Latihan Bali Yoga Center)

Didalam Ilmu Yoga, Pemujaan Surya dilakukan setiap pagi hari, Memberikan nikmat hidup yang berlimpah

(Weda Parikrama)

Pengulangan Surya Mantra, memberikan kesehatan,

keteguhan dan daya tahan, Serta teja atau kecemerlangan.

Tak seorang musuhpun dapat mencelakakannya

(Mahayogi Svami Sivananda )

Apa dan Bagaimana Yoga Surya?

Yoga Surya merupakan ritual pemujaan kehadapan Hyang Widhi,ekspresi bhakti para yogi jaman dulu yang diwujudkan dalam bentuk rangkaian asanas (yogic postures).Di Bali,ritual pemujaan Surya (Sanghyang Siwa Raditya) telah dikenal dalam lingkungan sulinggih sebagai praktek sadhana harian disebut Nyurya Sewana. Melalui Yoga Surya, energi vital jagat raya “disadap” masuk kedalam tubuh lewat penghayatan gerak (asanas),pernafasan (pranayama),konsentrasi (dharanam) dan penguncaran mantra.Masuknya energi vital Surya kedalam tubuh dapat meningkatkan system kekebalan tubuh dan menstimulir bangkitnya kekuatan tenaga dalam (bio energy power).Pada saat yang sama 3 jalur utama prana (trinadhi) dibersihkan dari berbagai sumbatan (kotoran eterik) sehingga pergerakan daya hidup yang menghubungkan tubuh fisik dan tubuh halus menjadi lancar. Ketujuh pusat energi psikis (sapta cakra) dalam subtle body secara bertahap diaktifkan sehingga pusat pusat kesadaran halus ini memberi kontribusi optimal bagi system kerja organ tubuh secara menyeluruh.

Perasaan ringan dan nyaman, tubuh yang kuat dan pikiran segar adalah sebagian dari efek positip berlatih Yoga Surya. Disamping itu,berkembangnya 7 pusat kesadaran (sapta cakra) pada lapisan halus tubuh berhubungan dengan perluasan emosi positip seperti berkembangnya potensi kebajikan,daya kecerdasan dan intuisi (intelegensia) serta mempersiapkan pertumbuhan rohani. Singkatnya,latihan Yoga Surya disamping mendatangkan kekuatan fisik dan ketahanan bathin,juga sangat kondusif bagi usaha peningkatan kesadaran Ketuhanan (spiritualitas).

Yoga Surya dan Manfaatnya

Dengan melatih Yoga Surya berarti melakukan pemujaan atau mengembangkan bhakti kehadapan Hyang Widhi (Sanghyang Siwa Raditya) melalui praktek Asana Yoga. Gerakan Yoga Surya sangat praktis dan mudah dipelajari. Rangkaian 12
yogic postures ini dilakuakn secara selaras dengan pengaturan nafas,daya cipta,mantra suci dan bhawa yang benar sehingga membentuk sebuah tarian bhakti,melalui mana sang pemuja memperoleh kekuatan besar yang bersumber dari spirit dibalik matahari (Surya).Gerak keramat hasil intuisi suci para yogi ini dapat memancarkan medan energi,vibrasi spiritual untuk perlindungan hidup anda. Karena itu,tidak perlu ada kekawatiran lagi terhadap berbagai gangguan kejahatan seperti black magic atau yang lainnya. Perisai Suci Surya membebaskan Anda dari berbagai bentuk energi negatif eksternal semacam itu,seperti halnya cahaya matahari yang tidak saja mampu menerangi jagat raya melainkan juga sangat berkuasa mengusir segala kegelapan

Disamping itu,Yoga Surya sangat bermanfaat sebagai alternatif pencegahan dan pengobatan berbagai penyakit seperti lever,maag,gangguan pencernaan,kurang darah,sering pusing,keluhan pada jantung,sakit pinggang,kelemahan seksual,mencegah pengerasan otot dan tulang,menguatkan saraf dan sebagainya. Ritual pemujaan Surya dengan Yoga Asanas ini sangat dianjurkan sebagai terapi kesehatan menurut Kitab Kedokteran Hindu Ayur Veda.

Waktu Latihan :

  1. Setiap Hari Sabtu Pk.17.00-18.00 Wita bertempat di Maruti Suta Center Jl. Noja Saraswati IL/6 Denpasar.
  2. Setiap Hari Selasa dan Jumat di Balai Banjar Green Kori-Ubung Kaja Denpasar
  3. Setiap Rabu Pk.17.30 -18.30 Wita di Lala Studio Veteran (Puri Satrya)
  4. Setiap Rabu Pk.17.00-18.00 Wita di Made Homestay-Puri Lumbung Cottages,Hotel Puri Sunny-Ds.Munduk Buleleng
  5. Setiap senin-Jumat  Pk.18.00 di PT Santa Buana Bali Sesetan
  6. Setiap Sabtu Pk.15.00 di Tiara (Gudang) Tunjung Sari

Informasi dan Pendaftaran :

1. Sanggar Pusat : Ibu Radha Tlp. 081 246 36551- Gek Sila Hp.081933113410

2. Lala Studio Jl.Veteran (Ibu Grace) Telp.03618555606

5. Green Kori Ubung Kaja- Ibu Sandra Telp.081805370818

6.Putu Rita,Made Homestay Singaraja Hp.085237920287

RAHASYA MEDITASI

Tasmat sarvesu kalesu,Mam anusmara yudhya ca

Mayyi arpita mano buddhir,Mam evaisyasy asamsayah

(Bhagavad Gita VIII.7)

(Oleh karena itu,pada segala tempat dan waktu

Pikirkanlah Aku senantiasa dan berperanglah engkau

Dengan pikiran dan ketetapan hati yang terpusat hanya padaKu

Tanpa ragu ragu,engkau pasti datang padaKu)

APA YANG TERJADI SELAMA MEDITASI?

Pada fase permulaan latihan meditasi,para praktisi bergulat dalam perjuangan yang melelahkan.Pertama tama mereka berhadapan dengan ketidak nyamanan tubuh akibat pengendalian tubuh selama melakukan asanas tertentu.Pada awalnya mungkin muncul rasa tersiksa apakah karena kaki,pinggang atau mungkin leher terasa sakit,sampai pada munculnya sensasi fisikal lainnya seperti adanya dorongan dorongan tertentu,rasa berputar,kaget dan seterusnya, sampai pada problem air liur atau rasa kering tenggorokan yang cukup mengganggu.Setelah tahap asanajaya tercapai,mereka kemudian mulai berhadapan dengan kecenderungan mentalnya sendiri yang begitu agresif menampilkan gelombang (vrtti) dan gambar gambar menyimpang yang sama sekali tidak diperlukan.Meskipun badan telah diam,gerak pikiran itu tidak pernah berhenti.Bahkan setiap gambar yang muncul (sang “aku”=Vrtti Sarupya) sibuk menjadi komentator dan mungkin mengembangkan skenario kreatif sebagaimana layaknya seorang sutradara sinetron.Aktivitas ini berlanjut terus selama waktu yang tersedia untuk meditasi sehingga tujuan yang diharapkan-pun menjadi buyar.Sebab itu,meditasi akhirnya divonis oleh “praktisi yang pesimis” sebagai 3 jalinan pekerjaan yakni sebagai awal yang menyenangkan (karena adanya motivasi ingin tahu dan ingin mengalami sukacita instan),sebagai proses yang menjemukan (karena sibuk mengurusi “tamu yang tidak diundang” yakni gelombang dahsyat energi negatif pikiran dan gambar gambar mental yang menyimpang) dan sebagai akhir yang “tidak perlu diceritakan”( putus asa,karena tidak mengalami sesuatu seperti yang diharapkan).

Sebab itu,pemahaman umum tentang meditasi sebagai latihan “duduk diam” yang membahagiakan jiwa atau praktek “memejamkan mata” yang mendatangkan kedamaian pikiran serta untuk mencicipi manisnya karunia Tuhan menjadi jauh dari harapan.Sebagian lagi,ada praktisi yang lebih kreatif mulai mengembangkan ide ide baru sebagai pelampiasan sulitnya “mengistirahatkan” gerak pikirannya. Mereka berspekulasi bahwa melalui meditasi mereka bisa berkomunikasi dengan berbagai “mahluk halus”,bisa melihat sinar warna warni bak pelangi atau menembus alam ghaib yang sulit dijelaskan.Bagaimanapun juga,pengalaman yang “tidak jelas” semacam ini cukup untuk memberi penghiburan mental,meski semua itu sesungguhnya tidak jelas dalam makna dan memang tidak pernah betul betul jelas, pun bagi yang bersaksi telah mengalaminya. Karena,toh “saksi” dan “pelakunya” adalah oknum yang sama; pikiran!

Sebagian praktisi lainnya,mungkin terpaku dengan hasil hasil yang bersifat temporer yakni hadirnya perasaan nyaman,segar,ringan atau enteng ketika sedang bermeditasi atau sesaat setelah meditasi.Terkesan dengan perasaan nyaman “sementara” yang pernah dialaminya,mereka menjadi ketagihan untuk melakukan meditasi.Meditasi dianggapnya “tempat pelarian” untuk mereguk setetes kenyamanan semacam itu. Dipihak lain,mereka yang motivasinya lebih simple,mungkin langsung berpuas diri dengan menetapkan hanya l tujuan saja dalam meditasi mereka yang harus dicapai,misalnya untuk mendapatkan kesembuhan dari penyakit yang dideritanya. Ada yang berhasil namun tentu ada juga yang gagal.

Apapun motif awalnya,rata rata perjalanan selama “memejamkan mata” itu pasti berkutat diseputar hiruk pikuknya dunia pikiran.Tidak perduli apakah seorang meditator merapal mantra mantra yang sangat panjang atau mengulang ulang “mantra keramat” yang aneh dan langka atau mungkin praktis tanpa mantra sama sekali.Semua pasti sempat tenggelam kedalam peran “sutradara”yang sibuk mengatur gambar gambar film tak berjudul didalam layar pikirannya.Meditasi memang bukan hal yang mudah!Apalagi sebagian besar mereka yang mengaku sebagai guru guru meditasi yang diharapkan betul betul bisa membimbing “luar-dalam” hanya ahli memberi instruksi luar,jarang yang mampu menuntun langsung muridnya dari dalam (secara inner).Dalam konteks ini,barangkali sosok guru yang paling baik adalah pengalaman kita sendiri.Dengan tidak bermaksud mengabaikan pentingnya peran pembimbing (guru),bagaimanapun juga jam terbang latihan seseorang sangat penting untuk mengukur kemajuan meditasi.

Apa yang sesungguhnya terjadi ketika kita memejamkan mata atas nama meditasi? Penjelasan yang diperlukan untuk pertanyaan ini merupakan sub yang harus dipahami dengan baik dalam system pengetahuan tentang Siapa Aku Sesungguhnya (atmavidya). Semua materi dalam bab sebelumnya secara umum telah menjawab pertanyaan diatas.Meski demikian sedikit uraian yang lebih “tajam” tampaknya perlu diberikan disini.

Sebagaimana kita ketahui bahwa “kuda kuda indriya” berkecenderungan untuk mengejar sensualitas (wisaya).Sebagai contoh; daya penglihatan (melalui mata) cenderung mengejar keindahan warna dan bentuk. Indriya pendengaran menyukai bunyi yang menyenangkan dan lidah tergiur dengan rasa yang nikmat.Indriya pembau gandrung dengan aroma atau bau bauan yang harum dan indriya peraba kita mabuk dengan sentuhan yang lembut romantis. Semua dari mereka ini berusaha mempertahankan kebiasaan dan kecenderungannya sendiri sebagai bagian dari “sifat bawaannya” yang khas.Sang “aku” yang menyatakan diri sebagai Vrtti Sarupya (aku adalah gelombang keinginan,pikiran/manas,raja dari semua indriya) dengan amat mantapnya menggerakkan kelima pembantunya itu (panca indriya) untuk berjuang mengejar sensualitas mereka.Sang “aku” merasa,dialah yang akan menikmati semuanya itu. Begitulah para pembantu itu berlomba lomba mengejar dan meraih kenikmatan untuk dipersembahkan kepada tuannya,sang pikiran.Setiap persembahan kenikmatan yang diberikan kepada pikiran,ibarat badai yang menghantam permukaan danau manas (pikiran),sehingga airnya goyang bergelombang. Ironisnya,setiap kenikmatan yang diterima selalu disusul oleh ketidak puasan.Sebab,alat dan juga obyek kenikmatan yang diambil dari unsur unsur eksternal (lingkungan,dunia obyektif) sifatnya tidak permanen,tidak tahan lama alias fana.Sifat ini telah melekat pada dunia ini (alam) dan berlaku untuk semua materi yang ada didalamnya sejak purwakala saat mereka ter-emanasi dari prakrti.Disamping itu,setiap persembahan kenikmatan yang disampaikan kepada sang raja indriya (pikiran) selalu menimbulkan rasa ketagihan atau keinginan yang berlipat ganda untuk mengalaminya kembali.Pada sisi lain,jika alat alat pemuas itu gagal memberikan kenikmatan atau kesenangan kepada pikiran,maka akibatnya adalah rasa sakit hati,keputus asaan atau penderitaan serta kemarahan.Apakah setetes kenikmatan atau keputus asaan yang terjadi pada pikiran dari interaksi kemelekatannya dengan obyek obyek indriya,keduanya adalah badai yang bertanggung jawab dalam menggoncangkan permukaan air danau manas atau pikiran itu. Badai ini,seperti yang telah disinggung dalam bab sebelumnya disebut vrtti citta. Vrtti citta yang mengandung topan keinginan itu akan membekas sebagai kesan kesan yang kemudian menjelma menjadi dorongan hasrat ketagihan (wasanas).Dengan selalu memanjakan dorongan ketagihan inderawi tersebut,gelombang vrtti citta menjadi semakin besar. Sebagai akibatnya danau manas akan penuh dengan gelombang keresahan dan terombang ambing dalam ketidak pastian (viksepa). Bila hal ini terjadi terus menerus,berlanjut dari menit ke menit,jam ke jam dan seterusnya,maka pekerjaan meditasi menjadi bertambah rumit.

Dalam meditasi,pertama tama perhatian kita bergerak dari permukaan pikiran menuju dasar pikiran. Dan,bla..bla..bla..ketika kita menyentuh permukaan itu,kita langsung berhadapan dengan gelombang pasang beragam keinginan,berikut tampilan warna warni dorongan hasrat ketagihan yang muncul dari memori citta. Gambar gambar mentalpun menjadi ramai dan pikiran seakan penuh dengan program “sinetron’ tak berjudul. Hiruk pikuk lalu lintas keinginan yang tak mengenal lampu merah pun turut mewarnai gambar gambar mental itu.Inilah gambaran umum,yang juga sangat umum dialami oleh pelaku meditasi umumnya.

Maka langkah pertama yang perlu dilakukan dalam berlatih meditasi adalah mengendalikan vrtti citta itu.Pekerjaan ini memang bukanlah hal yang mudah.Sebagai ikhtiar awal kiranya penting dipahami pengetahuan yang berkaitan dengan cara kerja pikiran kita sebagai bagian dari system pengetahuan tentang Siapa Aku Sesungguhnya!

Bersamaan dengan itu,meditasi hendaknya dipahami sebagai perjuangan untuk mengganti kaset proyektor cipta dalam mesin manas. Rekaman dalam pita kaset menentukan jenis gambar film yang akan muncul dalam layar cipta.Kesadaran diri bertindak sebagai penonton dan asik menikmati tampilan gambar bila pemutaran film cipta berlangsung. Ia berkecenderungan aktif untuk memberi komentar terhadap apa yang dilihatnya bahkan senang mengembangkan skenario skenario baru tanpa arah dan tujuan yang jelas.Kecenderungan itu harus diubah untuk “menyelami dirinya sendiri”,bukan untuk menilai gambar dalam layar yang tampil didepannya. Pada kasus ini daya kemauan atau daya kehendak yang dapat mengarahkan pikiran ke satu tujuan menjadi amat penting. Motif berlatih yang kuat,keyakinan serta arah yang jelas akan memberi perlawanan yang berguna setiap terjadi penyimpangan dalam tampilan layar cipta.

Selengkapnya,silakan baca buku “Ajaran Meditasi sejati Brahma Astra”,Penerbit Paramita Surabaya


ILMU PRANA SUCI KUNDALINI

Ilmu ini mengambil ispirasi dari wejangan dan ajaran hidup orang-orang suci Hindu dan mantra-mantra suci Veda yang terkait dengan pembahasan mistik, kebhatinan atau dunia Tenaga Dalam. Bahan-bahan buku ini dikumpulkan dari makalah penulis selama memberikan seminar-seminar Tenaga Dalam yang diselenggarakan di Denpasar dan sebagian lagi bersumber dari buku pedoman latihan para murid (bhakta) di Padepokan Maruti Suta.

Para bhakta atau alumni yang menekuni Prana Suci Kundalini ini telah banyak menerima manfaat antara lain: untuk memperkembangkan semangat bhakti dan kesadaran keTuhanan (spiritualitas), mewujudkan kesehatan fisik dan mental, vitalitas, proteksi diri atau untuk terapi pengobatan.

Dapatkan tuntunan praktek Ilmu Prana Suci Kundalini,dalam buku bunga rampai :

PERCIK PEMIKIRAN PADEPOKAN MARUTI SUTA, Paramita Surabaya ,2008

atau dalam buku Prana Suci Kundalini,Paramita Surabaya 2001